Sekapur Sirih

Sejarah akan memihakku kalau aku yang menuliskannya,” quotation – Winston churchill. Kata-kata seindah apapun tidak akan bisa dipegang bila hanya terucap. Merupakan hal pasti yang membuat sedikit orang mau membuat pernyataan. Dan lebih sedikit lagi yang mau menuliskan-nya. Maka dari itu banyak sekali pernyataan no comment, dan off the record yang terdengar di sekeliling kita.

gambar gununganquotation-kuBudaya kodifikasi sebenarnya telah mengakar sejak adanya manusia. Mereka mencoba mengabadikan banyak hal dengan gambar2x. Selanjutnya setelah tipografi dikenal, maka banyak sekali hal-hal yang bisa ditulis. Ilmu pengetahuan merupakan salah satu anak emas hasil tulisan manusia.

Bila kita melihat film silat atau kungfu, yang selalu menjadi topik utama adalah perburuan kitab jurus atau ajian yang sakti banget. Begitu pula arkeolog, pasti mencari fragmen piagam, dan prasasti-prasasti yang ada di suatu situs sejarah. Betapa pentingnya menuliskan sesuatu, sampai2x Tuhan-pun menjanjikan bahwa salah satu pahala yang tidak terputus walaupun orangnya telah “gone” adalah amalan ilmunya.

Ilmu yang berasal dari cipta, rasa, dan karsa seseorang, kadangkala hanya menjadi sebuah mistik yang dibawa orang itu ke “dunia lain” bila metode dan caranya tidak tertulis. Ilmu yang tidak tertulis suatu saat juga akan hilang atau dilupakan.

Hal-hal yang tidak kalah penting adalah pengalaman seseorang. Dahulu kala ada sesi dimana orang tua duduk dikelilingi oleh anak cucu untuk menceritakan tentang pengalaman masa lalunya. Di jepang, pola ini dijalankan dengan ketat mengikuti proses kedewasaan (genpuku) dalam sebuah jamuan minum teh yang keramat walaupun sekarang juga sudah mulai memudar.

Dalam hidup, kebiasaan untuk menuliskan pengalaman yang dimiliki juga merupakan sebuah hal yang positif. Yang paling trend adalah menuliskan diari. Di internet tengah berkembang juga blog. Dan dalam beberapa pola yang lebih canggih, ada forum record yang mencatat banyak pendapat dan komentar atas satu atau sejumlah topik. Termasuk juga milis, dan chat.

Saat kita membaca tulisan yang tertulis dalam diari pribadi, kadangkala terdapat perasaan dejavu atas sebuah kenangan. Dan dari pengalaman pribadi, sebagian besar invention disadari atau tidak adalah saat kita membaca potongan pengalaman dalam sebuah catatan, ditambah dengan knowledge yang dimiliki saat ini.

Demikianlah sekapur sirih yang akan memberi gambaran dalam memahami dasar serta acuan mengapa tulisan ini disusun dan dibuat. Yang bingung, mengapa tulisan pembuka seperti ini (yang dalam bahasa inggris disebut sebagai introduction), sering disebut sekapur sirih ya?! Apa pula itu artinya?

One response

21 11 2008
Dalang Kemplu

Benar sekali yang dikatakan penulis…
Salam Sukses.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s