Edukasi

Entah mengapa dengan “komersialisasi” peran guru (pendidik formal) untuk memiliki (income) sepadan dengan para praktisi teknis yang memberikan tutorial dan pelatihan, membuat dasar fundamental tenaga kerja mengalami pergeseran. Dalam hal ini belum diketahui apakah pergeseran tersebut di arah positif atau negatif. Dengan dalih komersialisme, maka pendidikan menjadi barang langka dan mahal. Saya membaca di sejumlah blog tanggapan rekan2 tentang pendidikan. ada yang menyatakan bahwa pendidikan memang “harus” mahal, tetapi ada juga yang merasa bahwa pendidikan merupakan tanggungjawab negara sehingga harus gratis.
Tetapi perlu diingat, bahwa bentuk dan model pendidikan kita sebenarnya tidak berbeda dengan banyak negara di dunia yang menjabarkan bahwa komersialisme dapat menjadi nyawa dalam pendidikan untuk membangun sumberdaya.

Nah, apakah metode ini akan meningkatkan kualitas atau justru sebaliknya terhadap karakter SDM di Indonesia, juga masih perlu dicermati terlebih dahulu. Tidak ada satu pihak yang dapat disalahkan, dan tidak ada juga yang dipastikan paling benar. Jadi hal ini adalah hasil kolektif dari proses kolektif. Karena dan bahwasannya kebutuhan akan profit menjadi hak setiap orang untuk menjadi lebih mapan. Kompleksitas atas metode untuk menghasilkan profit dari sektor pendidikan tidak akan dibahas dalam lingkup studi ini agar fokus studi tidak terlalu melebar.

Tetapi perlu dijabarkan obyektif atas studi edukasi ini yaitu; melihat mentalitas global yang dimiliki oleh sdm nasional dengan menggunakan pengamatan atas sejumlah strata. dan strata yang ada dibagi menjadi 3 tingkat yanitu anak-anak, remaja, dan dewasa. saya akan mencoba mencermati juga apakah pola-pola edukasi yang telah ada dan diterapkan secara bertahun-tahun di negara kita akan mampu mendefisikan seperti apa SDM Indonesia di masa depan.

Saya akan membahas hal ini lebih detail dengan posting-posting saya di blug ini. Mungkin sebagian besar berupa dokumentasi atau cerita yang aktual atau berdasarkan eksperiensi sejarah hidup kita semua.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: